Terima Kasih Telah Mengunjungi BLOG arispriatmaja.blogspot.com

Kamis, 30 Januari 2014

Biola dengan Satu Senar

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh, namu tiba-tiba salah satu senar biolanya putus.

Kesabaran

“Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja! Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu. Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung. Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Senin, 27 Januari 2014

Kisah Renungan

Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau, ditemani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga. 

Si ibu bertanya ” itu burung apa yg berdiri disana ??” 
“Bangau mama” anaknya menjawab dengan sopan. 

Ramalan Sabda Palon

1. Ingatlah kepada kisah lama yang ditulis di dalam buku babad tentang negara Mojopahit. Waktu itu Sang Prabu Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Sunan Kalijaga didampingi oleh Punakawannya yang bernama Sabda Palon Naya Genggong.

Minggu, 26 Januari 2014

Iya atau tidak ?

   Banyak orang termenung dan enggan kalau sudah membicarakan sampah. Apalagi itu sampah bukan masalah sampah di alam saja, melainkan sampah yang ada di pikiran juga yang sering dikenal dengan pikiran negatif. Hampir mirip sich keduanya membuat suatu hal yang tidak mengenakkan, yang satu membuat pikiran jadi ga bagus dan yang satu lagi membuat alam jadi ga bagus. 
Terus bagaimana sich caranya agar semuanya jadi lebih positif ?      
Apakah semua yg dipikiran positif itu bagus ?  
Saya pernah mendengar bahwa "lakukanlah semua dengan pikiran positif maka hidupmu akan damai". Namun ada juga beberapa ilmu yang mengajarkan kita harus berpikir negatif juga karena pikiran negatif itu membuat waspada dalam diri kita. 
Jadi sebenarnya yang mana yang benar ya ?He he he....   

Hati seekor tikus

at  9:38 AM Posted by tidak dikenal

Seekor tikus merasa hidupnya sangat tertekan karena takut pada kucing. Ia lalu menemui seorang penyihir sakti untuk meminta tolong. Penyihir memenuhi keinginannya dan mengubah si tikus menjadi seekor kucing.

Namun setelah menjadi kucing, kini ia begitu ketakutan pada anjing. Kembali ia menemui penyihir sakti yang kemudian mengubahnya menjadi seekor anjing.

Selembar kertas putih

at  9:12 PM Posted by tidak dikenal

Seorang anak yang suka mencari-cari kesalahan. Dengan cekatan, ia akan mampu menunjukkan kesalahan teman-teman dan orangtuanya. Bahkan jika sesuatu terjadi pada dirinya, maka ia menyalahkan teman dan orangtuanya.

"Aku jatuh karena Ayah meletakkan ember di sembarang tempat," kata anak tersebut. kepada ayahnya saat ia terjatuh di kamar mandi.

Sabtu, 25 Januari 2014

Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

foto dokter
Nama lengkapnya Lo Siaw Ging,  namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena  ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya.

Kamis, 23 Januari 2014

Mencari Kebahagiaan

at  8:09 PM Posted by tidak dikenal
Mencari Kebahagiaan
Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.
“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.
Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.
“Di depan sana ada sebuah taman. Pergilah ke sana dan tangkaplah seekor kupu-kupu. Setelah itu aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata si kakek. Meski merasa ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk. Tiba di sana, dia takjub melihat taman yang indah dengan pohon dan bunga yang bermekaran serta kupu-kupu yang beterbangan di sana.
Dari kejauhan di kakek melihat si pemuda mengendap-endap menuju sasarannya. Hap! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu-kupu ke arah lain. Hap! Lagi-lagi gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rerumputan, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu-kupu berhasil ditangkapnya.

Rabu, 22 Januari 2014

Belajar BIjaksana dari cerita Kodok

at  9:09 AM Posted by tidak dikenal

Seorang petani masuk kota dan menemui pemilik sebuah restoran besar, lalu bertanya apakah ia bisa menjual sejuta paha kaki kodok. Pemilik restoran itu kaget setengah mati dan balik bertanya, dari mana ia bisa mendapatkan paha kodok begitu banyaknya  ?!  Petani itu menjawab, “Didekat rumahku ada sebuah kolam yang berjubel penuh kodok wuihhh …. , pasti ada jutaan. Sepanjang malam mereka itu mengorek, berisik luar biasa …… pokoknya terus menerus berbunyi dan hampir-hampir membuatku gila !!!”
Lalu mereka sepakat untuk membuat suatu perjanjian, dimana dinyatakan bahwa sang petani itu akan memasok paha kodok ke restoran itu, setiap kali kiriman sebanyak 500 pasang kaki kodok untuk beberapa minggu mendatang. Pada minggu pertama, petani itu kembali ke restoran itu dengan wajah lesu dan tanpa semangat, ia membawa serta dua ekor kodok agak kecil.
Pemilik restoran bertanya, “Lhhooo ….. mana katamu kodok yang jumlahnya segudang itu ?”
Si petani menjawab, “Ternyata saya salah …. Yang ada cuma dua ekor ini. Tapi mereka kok benar2 membuat keributan luar biasa yaa ??!!!…..”

Selasa, 21 Januari 2014

Mengasah Kapak

at 8:40 AM Posted by Tidak Dikenal
Alkisah ada seorang penebang pohon yang sangat kuat. Dia melamar pekerjaan pada seorang pedagang kayu, dan dia mendapatkannya. Gaji dan kondisi kerja yang diterimanya sangat baik. Karenanya sang penebang pohon memutuskan untuk bekerja sebaik mungkin.


Senin, 20 Januari 2014

Anak Gembala yang Bijaksana

at  9:09 PM Posted by tidak dikenal

Dahulu kala, ada seorang gembala kecil yang terkenal sampai jauh dimana-mana karena bisa memberi jawaban yang bijaksana atas semua pertanyaan yang diberikan kepadanya. Kabar tersebut sampai ke telinga Raja di kerajaan itu, tetapi sang Raja sendiri kurang percaya dengan apa yang orang kabarkan tentang gembala kecil itu, karena itu, anak gembala tersebut diperintahkan untuk datang dan menghadap ke istana. Ketika dia tiba, Raja berkata kepadanya: "Jika kamu dapat memberikan jawaban dari tiga pertanyaan yang akan saya berikan kepadamu, aku akan menganggap kamu sebagai anak saya sendiri, dan kamu akan hidup berbahagia dengan saya di istanaku."

Belajar mengasihi dari malaikat kecil

 Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, “Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan.”

Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu-satunya, namanya Sindu tampak ketakutan, air matanya mengalir. Di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India/curd rice).


Sindu anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibu dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect”.


Aku mengambil mangkok dan berkata, “Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak-teriak sama ayah.”

Kado Natal untuk Samuel

“Mengasihi artinya berbagi kebahagiaan dan berkorban demi kebahagiaan orang yang kita kasihi”
“Aku menemukan sisi lain dari keindahan dunia ini saat mengenalmu dan ketika aku kehilangan dirimu, engkau menjadi inspirasi bagiku.”
Aku meneguk sisa es teh tawar yang masih tersisa di gelasku. Ketika aku masih menikmatinya ekor mataku menangkap sosok anak laki-laki yang memperhatikanku. Matanya menatapku. Sebuah tatapan yang menusuk ke dalam hatiku. Tatapan yang penuh iba. Aku meletakkan gelas yang hanya menyisakan es batu yang masih membeku.

“Bu, anak kecil yang duduk di pinggir jalan itu siapa ya?” tanyaku penasaran kepada pemilik warung sambil memandang anak laki-laki tersebut.

Sabtu, 18 Januari 2014

Berbuat Baik ga Ada Ruginya


Tahukah Anda melakukan sesuatu yang baik akan membawa keuntungan positif dalam hidup Anda . Memberi jauh lebih baik dari menerima. Menolong dan memberi orang lain memiliki pengaruh psikologi dan fisik positif pada kesehatan.

Dalam beberapa penelitian di Amerika pada orang dewasa menunjukkan bahwa peserta yang memberikan dukungan dan cinta pada orang lain memiliki kesehatan yang lebih baik. Mereka cenderung awet muda dan terhindar dari depresi dibanding mereka yang tidak pernah memberikan.

Sehingga, jika Anda ingin terlihat lebih baik, hidup sehat dan mungkin awet muda, sisihkan waktu untuk membantu orang lain. Mulailah dan terus lakukan dengan sesuatu yang kecil. Berikut cara sederhananya:

Nasihat Bijak untuk Anak


Pada suatu hari, di sebuah sekolah menengah. Saat jam istirahat, ada perkelahian antara dua murid laki-laki di kelas. Kerumunan murid pun berakhir saat seorang guru datang menengahi dan melerai mereka. Tidak lama kemudian, saat pelajaran berikutnya akan dimulai, Kepala Sekolah sekolah masuk ke kelas tersebut dan langsung menyampaikan maksud kedatangannya.